• MTS AN-NUR BULULAWANG MALANG
  • Mencetak Sholihin & Sholihat

Sejarah

Sejarah Berdirinya MTs An-Nur Bululawang

Pada tahun 1921 lahir seorang pemuda bernama "Muchammad bin Haji Nuruddin" di desa Sumber Taman kabupaten Probolinggo. Beliau lebih banyak mengisi hari-harinya di lingkungan pondok pesantren. Setelah menamatkan pendidikannya di berbagai pondok pesantren, kemudian beliau menetap di Bululawang bersama istrinya “Harwiyah bin Hasan”. Pada tahun 1942 beliau mendirikan pondok pesantren dengan santri mencapai 40 orang. Pada tahun 1943 ketenangan pondok pesantren terganggu oleh pendudukan Jepang. Namun sekitar 1952 keadaan telah pulih kembali.

Pada perkembangan selanjutnya pondok pesantren tersebut diberi nama AN-NUR diambil dari singkatan nama pendirinya AN dari ANWAR dan NUR dari nama orang tua beliau yaitu Nuruddin, yang ditafsirkan menurut bahasa berarti CAHAYA.

Tepat pada tanggal 3 Januari 1968 membuka madrasah tingkat Tsanawiyah dengan nama Madrasah Tsanawiyah Agama Islam AN-NUR sedang pelaksanaannya diserahkan kepada putra beliau:

  1. M. Badruddin Anwar Putra ke I
  2. Burhanuddin Hamid Menantu

Dengan didukung oleh pemuka masyarakat, diantaranya:

  1. H. Abdul Manan Ibrahim
  2. Muso Abdul Aziz
  3. Hasyim Alwan
  4. Buadin Hadi Kusuma
  5. Pramu Turmudzi
  6. H. Mahmud, dll.

Pada tanggal 31 Desember 1968 dilakukan peletakan batu pertama gedung madrasah terdiri dari 3 lokal dengan ukuran 7x7 meter. Perkembangan selanjutnya, tahun 1971 berhasil membuka tiga tingkatan madrasah:

  1. Taman Kanak-Kanak
  2. Madrasah Ibtida'iyah
  3. Madrasah Aliyah sebagai kelanjutan bagi tamatan Tsanawiyah "An-Nur".

Atas keberhasilan "AN-NUR" ini kemudian pemerintah memberikan penghargaan berdasarkan SK Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Malang Tanggal 31 Desember 1973 N0. 52 Kep Bapp 73 dipilih sebagai pilot proyek pendidikan dan madrasah untuk kabupaten malang yang selanjutnya diabadikan menjadi nama dengan sebutan : Pilot Proyek Pendidikan Pondok Pesantren dan Madrasah "AN-NUR" Bululawang Malang.

Empat tingkatan madrasah telah berjalan, yaitu : TK, Madrasah Ibtida’yah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah, namun dirasa masih belum memenuhi keinginan masyarakat banyak. Oleh karena itu pada Tahun 1975 membuka lagi PGA “Annur” dengan maksud guna menampung calon siswa yang kurang berminat belajar pada madrasah Tsanawiyah. Tetapi baru berjalan 3 tahun, sehubungan dengan keputusan Menteri Agama No.16 dan 17 tahun 1973 tentang penyederhanaan struktur sekolah dalam lingkungan Departemen Agama, maka untuk menyesuaikan keputusan tersebut pada tahun 1978-1979 PGA “An-Nur” dilebur dan disatukan dengan Madrasah Tsanawiyah.

Tahun berganti tahun bulan berganti bulan Madrasah tetap berjalan sesuai dengan perkembangan jaman, tiap tahun meluluskan rata-rata 100 dengan berstatus terdaftar sampai pada tahun 1982 dengan nomor SK Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Jawa Timur tanggal 18 Agustus 1982. No : L.m.34451982.

Madrasah tetap berjalan sesuai perkembangan jaman. Mulai tahun 1994 dengan nomor Wm.06.03PP.03.252SKP1994. Pada tanggal 20 April 1994 Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Timur Menetapkan Madrasah Tsanawiyah yang asalnya terdaftar menjadi status Diakui. Dengan berkat keuletan dari para Pengelola Pendidikan Madrasah Tsanawiyah mulai tahun 1999 madrasah yang statusnya Diakui menjadi madrasah yang berstatus Disamakan dengan no : Wm.06.03pp.03.2115SKP1999, tanggal 14 Januari 1999 oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Timur.

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
LANGUAGE

ARABIC ini adalah Language Arabic   ENGLISH ini adalah Language English  

22/11/2022 08:59 WIB - IT
Keuangan

KEUANGAN

22/11/2022 08:58 WIB - IT
QUARNIC

PROGRAM ini adalah program Quranic   PENGAJARAN ini adalah pengajaran Quranic

22/11/2022 08:58 WIB - IT
SCINCE

PROGRAM ini adalah program Science   PENGAJARAN ini adalah pengajaran Sciende

22/11/2022 08:57 WIB - IT
Layanan Khusus

ini adalah layanan khusus

22/11/2022 05:57 WIB - IT